Hei gaes, kali ini admin bakal up sesuatu yang berbeda hihi. Berhubung admin habis dapet tugas Desain Basis Data, mungkin admin bisa berbagi syntax pembutannya disini. Barangkali ada yang butuh untuk materi pembelajaran UTS, yakan? Hihi. Nah kemaren admin dikasih tugas buat bikin table dari user baru dan inputin data sebanyak 100 data untuk tabel barang dan supplier, serta 250 data untuk pasokan barang. 
Gambar di atas merupakan tabel yang harus admin buat di SQL Plus. Oiya biar kalian bisa bikin syntax di SQL Plus, kalian harus install dulu Oracle. Oke langsung aja ke tutorial sytaxnya yaa ;)

1. Login sebagai admin system
    username : sys as sysdba
    pass : oracle
2. Bikin tablespace dulu di system.
    create tablespace <namatabelnya>
    datafile <'kamu simpen dimana\namatabelnya.dbf'> size 50m
    autoextend on
    next 32m maxsize 2048m
    extent management local;
3. Bikin user baru buat login di other window SQL Plus
    create user namauserbaru
    identified by passmuapa;
4. Bikin hak akses ke user baru buat bisa login seperti system
    grant create session
    to namauserbaru;
5. Bikin hak akses ke user baru buat bikin tabel
    grant create table
    to namauserbaru;
6. Bikin hak akses ke user baru untuk menggunakan tablespace sistem
    alter user namauserbaru
    default tablespace namatabelnya
    quota unlimited on namatabelnya;
7. Bikin hak akses ke user baru buat bisa insert data.
    grant create view
    to namauserbaru;

Setelah semua cara di atas sudah di lakukan, buka window sql plus baru, trus lakukan login dengan nama userbaru yang udah dibuat. Trus bikin semua tabel, lalu insert semua data sekaligus. Cara insert data nya bisa copast dari rumus concenate di excel yang kalian buat di microsoft excel.

Urutan pembuatan tabel beserta insert data pada userbaru

1. Bikin tabel
    create table namatabel
    (
    kaloprimary typedata(panjang) constraint namaconstraint primarykey,
    kalonotnull typedata(panjang) not null,
    kalounique typedata(panjang) unique,
    kalocheck typedata(panjang) constraint namaconstraint check (kalocheck in ('pilihan','pilihan'))
    );
catatan : untuk check, jika pilihan berbentuk string, maka dikasih (') di antara pilihan, kalo int gausa dikasih.
2. Buat cek tabel yang kamu buat.
    desc namatabel;
3. Insert data.
Copas rumus hasil concenate yang ada pada excel. Tetapi sebelumnya, bikin dulu data-data yang sesuai dan urut seperti apa yang ada pada tabel yang telah kamu buat. Jika lupa, bisa cek melalui syntax desc namatabel.
    =CONCATENATE("insert into namatabel values('";A2;"','";B2;"','";C2;"',";D2;");")
atau
    =CONCATENATE("insert into namatabel values('",A2,"','",B2,"','",C2,"',",D2,");")
Nah nanti yang di copy dan paste ke SQL Plus hanya syntax:
    insert into namatabel values('data','data','data','data');
4. Cek seluruh data yang telah di insert.
    select * from namatabel;

Berikut merupakan sedikit informasi atau ilmu yang bisa admin share ke kalian semua. Mungkin masih sangat belum lengkap, tapi semoga bisa membantu kalian atau hanya sekedar menambah wawasan kalian. Oiya tetap setia tunggu postingan admin selanjutnya yaa. See youu ;)

Hai sahabat viewers!! Kali ini kita ketemu lagi ya haha. Maaf admin posting telat kali ini, soalnya kemaren-kemaren admin sibuk ngurusi tugas yang ga kunjung habis haha. Oke, kali ini admin bakal berbagi ilmu seputar rekruitmen dan seleksi. Materi kuliah MSDM kemarin berkaitan dengan rekruitmen dan seleksi lagi sih, sama seperti sebelumnya. Bedanya, kemaren kita disuruh untuk presentasi informasi yang kita dapet tentang rekruitmen dan seleksi suatu perusahaan dan bikin flowchart nya. Anak IT banget ya, apa-apa di flowchart wkwk.

Kali ini admin hanya share hasil kerja kelompok admin aja ya. Kemaren kelompok admin membahas tentang rekruitmen dan seleksi dari PT. PLN. Berikut rekruitmen nya:
  1. Pendaftaran/lamaran ditujukan kepada PT PLN (Persero) c.q. Konsultan Rekrutmen, melalui pos dengan alamat salah satu kota = Padang : PO Box 4000 PADANG 25000, atau Bandung : PO Box 9000 BANDUNG 40000, atau Surabaya : PO Box 9000 SB 60090.
  2. Konsultan Rekrutmen hanya memproses surat lamaran yang dikirim melalui salah satu alamat PO Box sebagaimana tercantum di atas.
  3. Batas Usia = S1 : Kelahiran 1980 dan sesudahnya, D3 : Kelahiran 1983 dan sesudahnya.
  4. Bidang Studi sesuai dengan jabatan yang dilamar.
  5. IPK = 2,75 untuk S1/D3 Teknik, dan 2,9 untuk S1/D3 non teknik.
  6. Sehat jasmani dan rohani untuk melaksanakan tugas pekerjaan di PT PLN (Persero) di seluruh Indonesia.
Sedangkan untuk proses seleksi, adalah sebagai berikut:
A.  Proses seleksi penerimaan pegawai PT. PLN (Persero) menggunakan sistem gugur, meliputi tahapan:
  1. Seleksi Administrasi.
  2. General Attitude Test (GAT).
  3. Tes Akademis dan Bahasa Inggris.
  4. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok.
  5. Wawancara.
  6. Tes Kesehatan
B. Pelamar/Peserta seleksi penerimaan yang lulus/memenuhi syarat dalam proses seleksi akan dipanggil untuk mengikuti Program Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (Diklat Prajab). Selama mengikuti Diklat Prajab status peserta adalah Siswa Diklat Prajabatan dan Diklat Prajabatan dilaksanakan selama 12 bulan meliputi:

  1. Pembinaan Kedisiplinan. 
  2. Pengenalan Perusahaan.
  3. Pembidangan.
  4. On the Job Training (OJT).

C.  Bagi siswa yang lulus Diklat Prajabatan akan diangkat sebagai Pegawai PT PLN (Persero) dan ditempatkan pada posisi jabatan di seluruh Unit dan Wilayah Kerja PT PLN (Persero) di luar Jawa dan Bali.
Berikut merupakan flowchart dari rekruitmen dan seleksi PT.PLN (Persero):
Proses Rekruitmen

Proses Seleksi
Maaf ya admin gabisa kasih banyak informasi untuk postingan kali ini, karena jujur, di materi kemaren, cuma presentasi dan admin juga agak lupa bahasannya apa aja. Tetep setia pantengin blog admin yaa. See u gaes!! 
Hai viewers, admin muncul lagi nih. Masih semangat kan baca blog admin? Kali ini admin mungkin akan memberikan bahasan yang berbeda dari biasanya, karena kemaren di pertemuan keenam admin, admin quiz di kelas hihi. Kali ini admin mencoba untuk membagi soal yang kemaren admin kerjakan aja yaa.


Oke, untuk soal pertama. Kalo ga salah sih kemaren membahas tentang bagaimana manajer mengelola sumber daya manusia dalam perusahaan seiring dengan perubahan teknologi dan perubahan demografi. Kita ulas ya viewers. Menurut admin, Perubahan teknologi dan perubahan demografi pasti akan terjadi, selalu berkembang dan tidak bisa dihindari. Perubahan teknologi masa kini terlihat pada bagaimana teknologi telah masuk menjadi bagian hidup setiap individu. Teknologi akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang ada. Mau tidak mau, setiap sumber daya manusia dalam perusahaan pun juga wajib dan perlu untuk mengikuti perubahan yang terjadi. Disinilah tugas manajer diperlukan, yaitu untuk mengatur, mengelola, bagaimana perubahan teknologi ini dapat diterima dan di aplikasikan dengan baik oleh seluruh sumber daya manusia yang dia miliki. Perubahan demografi sendiri juga ga kalah berpengaruh. Keragaman usia, jenis kelamin, pendapatan, dsb inilah yang terkadang menjadi masalah bagi suatu perusahaan. Disinilah peran manajer diperlukan untuk memberikan penanganan yang berbeda di sesuai kan dengan konteks nya, tetapi memiliki output yang sama, yaitu bermanfaat bagi perusahaan. Misal, saat perusahaan melakukan upgrade pada salah satu sistem teknologi nya, otomatis seluruh sumber daya manusia harus bisa berdaptasi, walaupun perubahan demografi juga terjadi di dalamnya. Manajer perlu memberikan pelatihan, pembelajaran, dan jobdesc yang sesuai agar perubahan teknologi dan demografi tidak menjadi masalah dalam perusahaan.

Lanjut ke soal yang kedua. Kalo ga salah soalnya membahas tentang keterkaitan perencanaan sumber daya manusia dengan strategi perusahaan. Nah, kalo menurut admin sih saat strategi perusahaan bisa berjalan sesuai dengan keinginan perusahaan, disitulah kerja sumber daya manusia yang ada benar-benar berkualitas dan berkompeten. Jelas keduanya memiliki keterkaitan. Saat HR melakukan manajemen sumber daya manusia, diperlukan lah perencanaan yang benar-benar matang. Karena kinerja perusahaan bergantung pada kinerja dan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki nya. Saat perencanaan sumber daya manusia sudah tersusun dengan baik, saatnya untuk menyatukan rencana tersebut dengan strategi perusahaan. Jika perencaan sumber daya manusia tepat, pasti output yang terjadi setelah penyatuan dengan strategi perusahaan adalah menghasilkan manfaat bagi perusahaan. Namun apabila sebaliknya, maka perencanaan perlu direvisi kembali dan disesuaikan dengan strategi perusahaan.

Nah, untuk soal ketiga ini, merupakan sebuah sudi kasus. Berhubung tidak ada soalnya, dan admin juga ga mungkin hapal dengan berita studi kasusnya, jadi admin lewati aja ya. Hihi. Mungkin admin cuma bisa review jawaban dari soal quiz admin kemaren. Maaf ya kalo ga begitu bermanfaat hihi. Jangan lupa tetep view blog admin yaa. Next post pasti bakal bahas hal baru lagi kok. See youu!! :)

Hai viewers!! Admin pastikan kalian bertanya-tanya apasih yang bakal admin share di postingan part 5 kali ini. Kali ini admin akan bahas tentang proses rekruitmen dan seleksi. Berhubung admin lagi kekurangan kata-kata buat basa-basi, jadi admin langsung bahas aja yaa. 


Kalian pasti pernah membaca lowongan pekerjaan bukan? Pernah mencoba menganalisa ga? Sebenernya, lowongan pekerjaan yang pernah kalian baca itu, merupakan bagian dari proses rekruitmen loo. Rekruitmen merupakan proses mencari, menemukan, mengumpulkan calon tenaga kerja yang memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan suatu organisasi pada waktu tertentu pada saat proses pelamaran kerja. Kalo kalian sudah membaca postingan admin sebelumnya, pasti tau dong rekruitmen termasuk ke dalam bagian apa? Yap. Human Resource Management! Rekruitmen sendiri sebenarnya terdiri dari 2 jenis loo, yaitu:
  1. Rekruitmen Internal: proses mendapatkan tenaga kerja dengan mempertimbangkan SDM yang sebelum nya telah dimiliki oleh organisasi tersebut. Misal nih, dalam suatu organisasi dibutuhkan kepala bagian IT, organisasi tersebut melakukan pemilihan melalui pertimbangan kinerja dari SDM IT yang mereka miliki, maka hal tersebut termasuk dalam rekruitmen internal.
  2. Rekruitmen External: proses mendapatkan tenaga kerja dengan melakukan pencarian dan perekrutan dari luar organisasi. Nah, lowongan pekerjaan yang sering kalian temui itu termasuk dalam proses rekruitmen external .
Rekruitmen internal dan eksternal sebenarnya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan sih, tidak ada yang lebih unggul, karena semua tergantung pada proses dalam perekrutan. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing rekruitmen:
  1. Kelebihan Rekruitmen Internal: Minim biaya karena perekrutan tidak memerlukan seleksi, Organisasi telah mengetahui kinerja dan keahlian SDM, Pengembangan karir lebih jelas karena telah mengetahui kemungkinan yang terjadi pada organisasi, dan SDM telah mengerti dengan baik kebijakan, keinginan, ataupun tujuan organisasi.
  2. Kekurangan Rekruitmen Internal: Tidak selalu memberikan pandangan baru bagi organisasi, karena SDM merupakan SDM lama organisasi, SDM yang termasuk dalam promosi rekruitmen terlanjur sudah akrab dengan bawahannya, sehingga memungkinkan kurangnya profesionalitas terhadap wewenang yang berlaku.
  1. Kelebihan Rekruitmen External: Memiliki gagasan dan pendekatan baru, Bekerja memulai dari awal dengan mempertimbangkan spesifikasi pengalaman.
  2. Kekurangan Rekruitmen External: Moral dan komitmen SDM rendah, Penyesuaian terhadap lingkungan kerja relatif lama.
Nah, selain rekruitmen, sebuah organisasi juga memerlukan proses seleksi. Proses seleksi ini dilakukan setelah perekrutan tenaga kerja secara external. Proses seleksi merupakan proses menemukan tenaga kerja yang paling sesuai atau paling cocok dengan kebutuhan posisi dalam sebuah organisasi. Seleksi ini perlu dilakukan guna memperkecil membludaknya tenaga kerja. Dimana tenaga kerja yang akan di perkerjakan merupakan benar-benar tenaga kerja yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaan, sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian.

Seleksi memiliki beberapa tahapan yang perlu dilalui, antara lain: Perekrutan calon tenaga kerja, Wawancara awal calon tenaga kerja, Review lamaran kerja, Test masuk calon tenaga kerja, Wawancara calon tenaga kerja, Cek latar belakang calon tenaga kerja, Keputusan seleksi, Pemeriksaan fisik atau test kesehatan calon tenaga kerja, Pengumuman keputusan akhir atau penentuan tenaga kerja, lalu baru deh calon tenaga kerja resmi menjadi bagian dalam organisasi.

Berikut merupakan sedikit pengetahuan mengenai proses rekruitmen maupun seleksi yang terdapat pada sebuah organisasi pada umumnya. Setiap organisasi pasti memiliki kebijakannya sendiri-sendiri dalam perekrutan tenaga kerja, tapi setidaknya informasi di atas dapat membantu kalian untuk memiliki gambaran apa saja sih yang harus kalian siapkan ke depannya. Tetep terus setia baca blog ku yaa, admin pastikan tiap minggu nya akan ada informasi menarik lainnya. See you ma viewers!!