Haii viewers!! Kali ini admin kembali dengan topik pembahasan yang tidak jauh dari pembahasan-pembahasan sebelumnya. Judulnya aja sama, pasti isinya juga gak beda jauh lah, cuma materi bahasannya aja sih yang beda. Kali ini admin akan membahas tentang "MANAJEMEN TALENTA". Btw udah pada tau kaga manajemen talenta itu apa? Apa jangan-jangan kalian baru tau istilah ini? Oke admin jelasin yaaa.


Manajemen talenta merupakan proses memanajemen sumber daya manusia dalam proses manajemen karyawan, dimana sebagai potensial kunci yang memegang peran kunci dalam keberhasilan organisasi. Manajemen talenta juga berfungsi untuk meng-integrasi sebagian aktivitas yang terdapat pada organisasi dan memanfaatkan sumber daya manusia yang bertalenta guna memajukan organisasi. 
"Take our 20 best people away, and I will tell you that Microsoft would become an unimportant company." (Bill Gates)
Dari kata-kata di atas, dapat disipulkan bahwa keberhasilan suatu organisasi bukan dilihat dari kuantitas yang dimiliki organisasi tersebut, tetapi kualitas organisasi tersebut. Sebanyak apapun sumber daya manusia yang ada pada suatu organisasi tidak akan sebanding dengan sumber daya manusia yang memiliki kompeten walau dalam jumlah kecil. Karena dari sumber daya manusia yang kompeten inilah munculah ide-ide yang akan membantu keberhasilan suatu organisasi. Karyawan yang bertalenta atau berkompeten adalah karyawan kunci yang memiliki pemikiran strategis yang tajam, kemampuan kepemimpinan yang baik, terampil dalam komunikasi, menarik dan memberikan inspirasi bagi orang lain, memiliki insting kewirausahaan, memiliki keterampilan fungsional, dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan output yang berguna.

Proses manajemen talenta sendiri memiliki beberapa proses, yaitu:
  1. Attracting Talent: meencari atau menarik karyawan terbaik yang berkompeten.
  2. Developing Talent: mengembangkan talent yang dimiliki oleh karyawan terbaik.
  3. Retaining Talent: memelihara dan mempertahankan karyawan terbaik yang dimili
Selain proses-prosesnya, manajemen talenta juga terbagi menjadi 9 elemen, yang terdiri dari:
  1. Resourching Strategy
  2. Attraction and Retention Policies and Programmers
  3. Tallent Audit
  4. Role Development
  5. Talent Relationship Management
  6. Performance Management
  7. Total Reward
  8. Learning and Development
  9. Career Management
Berikut merupakan sebagian besar ulasan atau rangkuman dari materi kuliah admin pada siang hari ini. Mungkin tidak selengkap materi di blog lain, tapi mungkin kalian bisa cek di browser masing-masing untuk mendapatkan materi yang lebih sempurna. Jangan lupa belajar ya viewers! Kita ketemu di post minggu depan. See you for the next post yaaa :) 
Hai pembaca setia blog ku!! Hihi. Dini hari ini admin bakal share lagi materi mata kuliah manajemen sumber daya manusia lagii, jangan bosen-bosen ya bacanya. Tittle post nya emang sama, tapi bukan berarti isinya sama, yakan? Kenapa admin bikin titlle nya sama? Biar kaya sinetron atau short movie gitu, yang ceritanya bersambung haha. Karena tentunya, post admin setiap minggunya bakal tetap sama tentang manajemen sumber daya manusia, tapi beda cerita di tiap partnya. So, jangan sampe ketinggalan yaa.

Btw, hari ini admin bakal share tentang Human Resource Management. Sebelum lanjut ke bahasan intinya, kalian pada tau ga sih apa Human Resource Management? Yap, Human Resource Management atau biasa disingkat HRM adalah sistem untuk memanajemen sumber daya manusia dalam suatu organisasi dengan memberikan pengetahuan, alat yang diperlukan, pelatihan, pelayanan administrasi, pembinaan, nasihat hukum dan manajemen, serta bakat pengawasan manajemen agar seluruh organisasi dapat mencapai keberhasilan dalam operasi nya. HRM sendiri fokus pada people management. Jadi HRM itu jagonya memanajemen orang, orang lain aja diperhatiin, apalagi kamu, yakan? Hahaha

HRM sendiri memiliki beberapa sistem dalam implementasi, yaitu:
  1. HR Philosophy : menggambarkan nilai-nilai yang menyeluruh dan membimbing dalam mengadopsi prinsip-prinsip dalam mengelola sumber daya manusia.
  2. HR Strategy : memberikan strategi kemana arah HRM akan berjalan.
  3. HR Policies : pedoman agar nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan strategi dapat diterapkan dan dilaksanakan dalam beberapa lingkup HRM.
  4. HR Processes : prosedur formal dan metode yang digunakan dalam menempatkan rencana strategis SDM dan kebijakan yang akan diberlakukan.
  5. HR Practices : pendekatan informal yang dilakukan untuk memanajemen sumber daya manusia yang ada.
  6. HR Programmer : memungkinkan strategi SDM dapat diimplementasikan sesuai dengan rencana.
Inti dari penerapan sistem HRM adalah sebagai berikut:
  1. Budaya Organisasi 
  2. Manajemen Kompensasi
  3. Manajemen Imbalan Kerja
  4. Rekruitmen dan Seleksi
  5. Keselamatan dan Keamanan
  6. Manajemen Kesehatan
  7. Motivasi Karyawan
  8. Komunikasi Karyawan
  9. Administrasi Karyawan
  10. Pelatihan dan Pengembangan
  11. Pengembangan Kebijakan dan Pemeliharaan
Dalam penjelasan singkat di atas, dapat disimpulkan bahwa Human Resource Management atau HRM memiliki lingkup khusus dan ke fokus an pada people management, dimana HRM digunakan untuk menyeleksi dan menemukan bibit unggul yang dapat dimanfaatkan demi kemajuan organisasi. HRM sendiri juga yang bertugas untuk terus memperbarui sistem dan pola seiring dengan perkembangan teknologi, tekanan kompetitif, dan respon yang ada di lingkungan sekitar, baik internal maupun eksternal.

Mungkin admin cuma bisa kasih ilmu yang admin dapat kemaren segini aja yaa, admin udah ngantuk nih haha. Maklum lah, masa produktif otak admin itu malam hari di hari kerja, karena admin gamau bikin weekend admin jadi suram bersama tugas-tugas admin haha, Aduh curhat banget ya? Hihi. Thankyouu bagi kalian yang sudah setia baca post admin di setiap part nya. See you for the next post yaa ;)

Ini kampusku : Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya
Yuhuuu akhirnya admin mulai aktif lagi ya di blog ini. Kali ini admin bakal cerita tentang materi di mata kuliah admin, manajemen sumber daya manusia. Oiya, mungkin readers bertanya-tanya, admin kuliah ya? Kuliah dimana? Admin kuliah di Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya. Buat kalian yang mau tau lebih kek gimana kampus admin, bisa klik langsung button "CAMPUS" di sebelah button "HOME" (ada di bagian paling atas). 


Di postingan kali ini, admin mau cerita tentang bahasan dosen admin di kelas. Beliau membahas tentang persepsi, sifat, nilai, dan motivasi. Oke langsung aja ke yang pertama yaa. Pertama, Persepsi. Apa sih persepsi? Persepsi itu cara pandang seseorang kepada orang lain atau suatu hal, bagaimana dia memandang suatu hal menurut pemikiran dirinya sendiri. Persepsi sendiri acuan dari 5 macam acuan lo:
  1. Stereotyping (masa lalu) : ini terjadi karena kalian pernah mengalami nya. Misal, saat kamu ada janji dengan salah satu temanmu, dan ternyata teman mu lupa akan janji itu. Otomatis untuk seterusnya kamu bakal beranggapan bahwa dia tipe anak yang mudah melupakan janji,
  2. Efek Halo (info bersifat umum) : ini biasanya terjadi saat kalian masih di bangku sekolah atau di kampus sekali pun. Misal, saat kalian mendapat info dari kakak tingkat bahwa salah satu dosen yang mengajar di matkul kalian itu killer, otomatis kalian akan beranggapan bahwa dosen tersebut killer, walaupun kalian sendiri belum membuktikannya.
  3. Proyeksi : persepsi ini sering sekali terjadi diantara kalian lo, saat kalian mengerjakan hal yang sama seperti dilakukan teman kalian, kalian pasti beranggapan bahwa hasil yang didapat pastilah sama, padahal hal itu belum tentu kepastiannya, hal inilah yang disebut proyeksi.
  4. Harapan : persepsi ini terjadi saat kalian memiliki harapan atau keinginan untuk sesuatu tetapi kalian juga mengusahakannya agar bisa terwujud.
  5. Attribution : nah ini nih yang harus dihindari oleh kalian. Dimana orang akan memberikan persepsi berdasarkan track recordnya, saat dalam suatu lingkup, ada salah satu yang melakukan kesalahan, maka orang lain akan menganggap bahwa semua orang dalam lingkup tersebut juga bersalah.
Kedua, Sifat. Readers pasti sudah paham lah apa itu sifat. Sifat adalah jalan pikir, perasaan, tingkah laku dari seorang individu yang cenderung menetap, dan menjadi karakter pada diri individu tersebut. Jadi sifat itu kek ciri khas seseorang, udah mendarah daging gitu lah ceritanya haha.

Ketiga, Nilai. Nah, biasanya kan kalian sering banget denger value of someone, mudah-mudahan setelah ini kalian juga paham arti dari kalimat itu haha. Nilai itu sebenarnya sudah ada saat kalian sudah memiliki keinginan akan sesuatu. Misalnya, saat kita ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk sekeliling kalian, bermanfaat untuk orang lain, pada dasarnya saat itu kita telah memiliki nilai dengan memiliki bermacam-macam kemampuan yang ada pada diri yang membuat kita untuk memiliki keinginan tersebut.

Dan yang terakhir yaitu, Motivasi. Nah disini, motivasi merupakan proses yang melibatkan tiga variabel sekaligus:
  1. Drive/Dorongan : alasan yang mendasari seseorang untuk melakukan suatu hal.
  2. Direct/Tindakan : upaya individu untuk mencapai keinginannya.
  3. Maintenance : daya tahan individu untuk menahan segala halangan yang ada pada proses atau upaya mencapai tujuan.
Bahasan admin di atas merupakan materi yang dosen admin berikan pada pertemuan hari ini. Mungkin admin tidak memberikan materi kuliah admin secara lebih detail atau lengkap, admin hanya memberikan intinya agar kalian juga tidak bosan untuk membacanya. Udah dulu ya admin berbagi ilmunya untuk postingan kali ini. See you for the next post yaa :)

Ini kampusku : Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya 
Hai readers! Lama banget ya admin ga perhatiin blog admin ini hihi. Admin ingat banget kalo terakhir kali admin post itu waktu ujian praktek bahasa arab yang naudzubillahi min dzalik menyedihkan, disitu admin curhat yaa? Haha :D

Oke kali ini admin bakal posting hal yang lebih bermanfaat daripada setahun yang lalu, yang notabene dulu masih bocah bau kencur yang mencoba menulis segala sesuatu asal menarik viewers dan mendapatkan nilai praktek ICT memuaskan.

Postingan kali ini admin akan membahas POAC. Apasih POAC? Mungkin kebanyakan dari kalian bertanya-tanya, itu singkatan apa sih? POAC apaan tuh, makanan apaan sih itu? Oke, POAC adalah singkatan dari Planning, Organizing, Actuating, and then Controlling. Jadi, pertemuan pertama mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia admin di kampus, membahas tentang POAC. Menbahas bagaimana sebuah acara bisa berjalan dengan maksimal dan sesuai rencana.


POAC sangat penting untuk pondasi dan pembangunan suatu acara atau kegiatan di masa depan. Ambil contoh, saat kita ingin meraih sesuatu, misalnya IP maksimal. Apa saja sih cara nya agar bisa mendapatkan IP maksimal tersebut? Nah disinilah peran POAC diperlukan. Pertama, kita perlu melakukan "Planning", yaitu apa rencana/gambaran sekilas tentang apa yang perlu kita lakukan ke depannya agar mendapatkan IP maksimal? Apa saja rencana yang perlu dibangun untuk mendapatkan keinginan tersebut? Apa saja cara yang ampuh untuk mendapatkan IP maksimal. Dalam tahap Planning, kita tidak perlu membuat konsep secara rinci, hanya perlu gambaran dan pemikiran ke depannya seperti apa. 

Kedua, "Organizing". Nah pada tahap ini, kita dituntut untuk membuat konsep dan gambaran real secara terstruktur dari apa yang kita gambarkan atau pikirkan sebelumya. Dalam tahap ini, kita diharuskan membuat organisasi terstruktur agara dapat meraih tujuan yang diinginkan. Pengorganisasian sebuah pemikiran atau konsep perlu dipikirkan matang-matang, karena tahap ini yang akan mempengaruhi tahap-tahap berikutnya, karena pemikiran kita sepenuhnya akan tertuang secara nyata dan terkonsep dengan baik pada tahap ini..

Ketiga, "Actuating". Menurut admin, ini adalah tahap tersulit dalam sebuah rencana atau proses dalam meraih suatu tujuan. Mengapa demikian? Karena mempraktekkan dan men-implementasikan sesuatu jauh lebih susah daripada hanya memikirkan dan membicarakannya. Terkadang apa yang kita pikirkan dan konsepkan tidak sesuai dengan apa yang dilakukan. Perlu adanya kekuatan tekat dan komitmen dalam melakukan tahap ini. Banyak orang mudah berbicara, memikirkan, mengonsepkan sebuah tujuan, tetapi susah dalam men-implementasikan nya, sehingga kebanyakan tujuan atau acara yang ingin diraih harus pupus, terhenti, atau mungkin dapat terus berlanjut tetapi dengan hasil yang mengecewakan.

Tahap yang terakhir yaitu "Controlling". Menurut admin, ini adalah tahap termudah kedua setelah Planning. Orang sangat mudah untuk memunculkan ide-ide, tapi susah untuk men-implementasikan, tetapi sangat hebat dalam mengkritik atau menelaah suatu kegiatan atau organisasi. Saat acara, tujuan, atau kegiatan telah tercapai atau terlaksana, disitulah peran Controlling dibutuhkan. Tugasnya yaitu untuk mereview dan mengontrol kinerja, proses, dan jalannya suatu kegiatan atau tujuan. Apakah tujuan telah tercapai? Apakah hasil akhir sesuai dengan tujuan? Apa saja kekuarangan dari kegiatan tersebut? Apa solusi dan masukan yang perlu diingat untuk kegiatan selanjutnya. Apa saja kelebihan acara atau kegiatan tersebut? dan lain sebagainya. Mengapa perlu adanya review dan evaluasi kegiatan? Agar acara atau kegiatan ke depannya tidak terjadi  kesalahan atau kekurangan untuk kedua kalinya dalam konteks dan kejadian yang sama. Evaluasi juga bisa dijadikan gambaran dalam melaksanakan acara berikutnya.

Berikut sedikit ilmu yang bisa admin bagikan kepada kalian para readers. Maaf bila bahasa admin masih berantakan, maklum, masih pertama kali post sebagai mahasiswa dan dalam keadaan ngantuk haha :D See you soon, semoga bermanfaat :)

Ini kampusku : Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya